Ayah…..
Seringkali kau lemparkan senyum masam padaku
Kecut sekali lidahku merasanya
Mungkin kehendakmu atau tatapku saja?
Bukan masalah bagiku ayah….!
Bila kau beri aku buah apel
Aku tak bisa langsung memakannya
Kulitnya tebal berlapis kaca
Kulempar-lempar, ku tiup-tiup, kupandang-pandang
Lalu ku simpan, tak lebih dari itu
Marahkah kau padaku ayah?
Hingga kau tega mengambilnya dari kotak mimpiku
Tapi kurasa tidak…….
Mungkin teman jauhku katakan begitu
Maafkan aku ayah…..
Jika aku kurang atau tidak sopan padamu
Kadang aku melangkah didepanmu
Kadang aku bangunkan tidurmu
Kadang aku tak indahkan panggilanmu
Aku hanyalah anakmu ayah……
Yang tak punya mata, mulut, dan segala
Berani berucap dihadapmu
Hanya satu pintaku ayah!
Jangan kau ambil lagi apel-apel berkulit kaca
Yang sering kau berikan padaku
Anakmu……
Enzo Alifymouvic 011212|180134
Tidak ada komentar:
Posting Komentar