Categories

Kamis, 09 Januari 2014

Menggambar Wajahmu

Jika aku harus  menggambar  wajahmu adikku
Aku pasti selalu kesulitan memulainya
Matamu, selalu penuh rumput-rumput hijau berembun
Yang siramkan sejuk di mataku
kadang berserakan pula dedaunan kering
yang menyesakkan lubang hidungku
Namun, tak pernah hilang salju yang turun di sekitar alismu
Hidungmu, burung-burung  gereja selalu hinggap berebutan
Sungguh sempurna…….. andai hinggap dihidungku!
Bibirmu, tumbuh diantara buah strawberry
Saat musim semi begitu mempesona
Bila musim gugur, angin membawa tanyaku “Keringkah warnamu?”
Namun selalu kuharap agar kau selipkan senyummu pada setiap aliran mata air

Entahlah! Terlalu sulit membayangkan rupamu

Mungkin kuberi warna kulitmu dulu!
Tapi masih saja.........bahkan lebih sulit tentukannya,
Memandangnya saja aku masih ragu
Menyentuhnya mungkin lebih baik
Tapi tanganku masih takut kotorimu

Entahlah terlalu sulit mereka-reka warnamu

Kuharap ayah segera membantuku
Mengajariku menggambar wajahmu dan mewarnainya

Enzo Alifymouvic 261112|130134


Tidak ada komentar:

Posting Komentar