Aku pasti selalu kesulitan memulainya
Matamu, selalu penuh rumput-rumput hijau
berembun
Yang siramkan sejuk di mataku
kadang berserakan pula dedaunan kering
yang menyesakkan lubang hidungku
Namun, tak pernah hilang salju yang
turun di sekitar alismu
Hidungmu, burung-burung gereja selalu hinggap berebutan
Sungguh sempurna…….. andai hinggap
dihidungku!
Bibirmu, tumbuh diantara buah strawberry
Saat musim semi begitu mempesona
Bila musim gugur, angin membawa tanyaku “Keringkah
warnamu?”
Namun selalu kuharap agar kau selipkan
senyummu pada setiap aliran mata air
Entahlah! Terlalu sulit membayangkan
rupamu
Mungkin kuberi warna kulitmu dulu!
Tapi masih saja.........bahkan lebih sulit tentukannya,
Memandangnya saja aku masih ragu
Menyentuhnya mungkin lebih baik
Tapi tanganku masih takut kotorimu
Entahlah terlalu sulit mereka-reka
warnamu
Kuharap ayah segera membantuku
Mengajariku menggambar wajahmu dan mewarnainya
Enzo Alifymouvic 261112|130134
Tidak ada komentar:
Posting Komentar